Minggu, 17 Mei 2015

PUISI B.INDONESIA

                                                                         PUISI đŸ“ŒPENGERTIAN:Puisi adalah bentuk karya sastra yang mengungkapkan pikiran dan perasaan penyair secara imajinatif dan disusun dengan mengonsentrasikan semua kekuatan bahasa dengan pengonsentrasian struktur fisik dan struktur batinnya. Puisi adalah karya sastra tertulis yang paling awal ditulis oleh manusia

✏️CIRI-CIRI       :

Ciri-ciri Puisi Lama:

1. Pengarangnya tidak diketahui
2. Merupakan kesusastraan lisan
3. Terikat jumlah baris, rima, dan irama
4. Gaya bahasa yang statis (tetap) dan juga klise
5. Isi dari puisi tentang fantastis dan istanasentris

Ciri-ciri Puisi Baru:

1. Pengarangnya diketahui
2.Berkembang secara lisan dan tertulis 3. Tidak terikat jumlah baris, rima, dan irama 4. Gaya bahasa yang dinamis (berubah-ubah)
5. Isinya tentang kehidupan pada umumnya


UNSUR-UNSUR     :
a. Unsur Tema
b. Unsur Suasana (Latar)
c. Unsur Imaji
d. Unsur Simbol (Lambang)
e. Unsur Musikalitas Puisi (Nada/Bunyi)
f. Unsur Gaya Bahasa
g. Unsur Amanat

JENIS-JENIS            :
a.Puisi lama adalah puisi yang terikat oleh aturan-aturan
b.Puisi baru bentuknya lebih bebas daripada puisi lama baik dalam segi jumlah baris, suku kata, maupun rima.
c.Kata kontemporer secara umum bermakna masa kini sesuai dengan perkembangan zaman atau selalu menyesuaikan dengan perkembangan keadaan zaman. Selain itu, puisi kontemporer dapat diartikan sebagai puisi yang lahir dalam kurun waktu terakhir.




                                                              MAJAS

Pengertian:Majas atau gaya bahasa adalah pemanfaatan kekayaan bahasa, pemakaian ragam tertentu untuk memperoleh efek-efek tertentu yg membuat cerita itu semakin hidup, keseluruhan ciri bahasa sekelompok penulis sastra dan cara khas dalam menyampaikan pikiran dan perasaan, baik secara lisan maupun tertulis

Jenis-Jenis:
A.Majas perbandingan
B.Majas sindiran
C.Majas pertentangan
D.Majas penegasan

Example:
  • Semangatnya keras bagaikan baja.(A)
  • Perpustakaan adalah gudang ilmu.
  • Ini baru namana siswa teladan, setiap hari selalu pulang malam.(B)
  • Mau muntah aku melihat wajahmu, pergi kamu!
  • Miskin kaya, cantik buruk sama saja di mata Tuhan.(C)
  • Aku merasa sendirian di tengah kota Jakarta yang ramai ini.
  • Semua siswa yang di atas agar segera turun ke bawah.(D)
  • Di kota dan desa hingga pelosok kampung semua orang merayakan HUT RI ke -62.







Masa depan ku nanti..

kaki ini akan  lebih sering melangkah....

mata ini akan lebih sering melihat....

tangan ini akan lebih sering berbuat....                              Created By:Afidzar Al Ghiffary

mulut ini akan lebih sering berdoa....

dan hati ini akan lebih keras bertekad....







Minggu, 05 April 2015

Cerita rakyat

Leak yang selalu diidentikkan dengan makhluk kepala berwajah seram dan gigi bertaring serta berbalut kain kotak-kotak hitam putih ternyata bukan sekadar cerita rakyat Bali semata. Ternyata Leak merupakan ajaran sastra suci Bali yang bila diucapkan dengan daya cipta, akan mengubah seseorang menjadi apapun yang ada dalam pikirannya tersebut.

"Leak itu real. Tapi bukan hanya berbentuk seram yang selama ini dipersepsikan orang banyak, Leak itu ajaran spiritual yang bisa berubah bentuk menjadi apa saja. Jadi jangan heran kalau lihat motor jalan sendiri di Bali," ujar Budayawan Bali, I Gede Ngurah Harta ketika dihubungi merdeka.com, Jumat (31/8).

Ngurah mengatakan, siapapun bisa mempelajari aliran mistis yang mampu mengubah bentuk tersebut. Tidak ada batasan usia atau gender tertentu yang diwajibkan.

"Tidak ada persyaratan yang diharuskan untuk menjadi Leak, asal tekun dan serius mempelajari sastra suci Bali dan diucapkan dengan daya cipta yang kuat akan terwujud," kata Ngurah.

Menurut Ngurah, Leak bukan hanya ditemukan di daerah Sanur saja melainkan tersebar di hampir seluruh kawasan di Bali. Namun derasnya arus budaya luar, membuat aliran spiritual Leak itu merangsek ke pedalaman di Bali saja, seperti Sanur.

Leak bukan makhluk yang dijadikan untuk pesugihan, tapi pilihan bagi orang-orang yang pecandu sastra kuno Bali yang suci. Karena tidak menghasilkan apa-apa, aliran mistis tersebut mulai ditinggalkan.

Dalam aksara Bali tidak ada yang disebut Leak, tapi 'liya, ak' yang artinya lima aksara (memasukkan dan mengeluarkan kekuatan aksara dalam tubuh melalui tata cara tertentu).

Lima aksara tersebut adalah Si adalah mencerminkan Tuhan, Wa adalah anugerah, Ya adalah jiwa, Na adalah kekuatan yang menutupi kecerdasan dan Ma adalah egoisme yang membelenggu jiwa. Kekuatan aksara ini disebut lima api.

Manusia mempelajari kerohanian apapun, pasti akan mengeluarkan cahaya (aura) saat mencapai puncaknya. Cahaya tersebut keluar melalui lima indra tubuh yaitu telinga, mata, mulut, ubun-ubun dan kemaluan namun umumnya cahaya itu keluar melalui mata dan mulut.

Doa Leak sebagai berikut, Ong gni brahma anglebur panca maha bhuta, anglukat sarining merta. mulihakene kite ring betara guru, tumitis kita dadi manusia mahotama. ong rang sah, wrete namah.

Ada tujuh tingkatan rohani Leak :
- Leak barak (brahma). Leak ini baru bisa mengeluarkan cahaya merah api.
- Leak bulan,
- Leak pemamoran,
- Leak bunga,
- Leak sari,
- Leak cemeng rangdu,
- Leak siwa klakah, adalah Leak tertinggi karena ketujuh cakranya mengeluarkan cahaya yang sesuai dengan kehendak batinnya.

Tingkatan Leak paling tinggi menjadi bade (menara pengusung jenazah), di bawahnya menjadi garuda, dan lebih bawah lagi binatang-binatang lain, seperti monyet, anjing, ayam putih, kambing, babi betina dan lain-lain. Selain itu juga dikenal nama I Pudak Setegal (yang terkenal cantik dan bau harumnya), I Garuda Bulu Emas, I Jaka Punggul dan I Pitik Bengil (anak ayam yang dalam keadaan basah kuyup).

Perlu diketahui, pada zaman Raja Udayana yang berkuasa di Bali pada abad ke 16, saat sastrawan I Gede Basur masih hidup yaitu pernah menulis buku lontar Pengeleakan dua buah yaitu 'Lontar Durga Bhairawi' dan 'Lontar Ratuning Kawisesan'.

Senin, 23 Maret 2015

B.INDO:WAWANCARA

                                                                        WAWANCARA

Pengertian:

wawancara adalah tanya jawab antara dua pihak yaitu pewawancara dan narasumber untuk memperoleh data, keterangan atau pendapat tentang suatu hal.

Unsur-unsur:

1.Pewawancara
2.Narasumber
3. Pertanyaan (bagi yang bersifat tertutup)
4. Tidak memerlukan daftar pertanyaan 
(terbuka)
5. Menggunakan rumus 5 W + 1 H untuk membuat daftar pertanyaan
6. Menentukan jadwal pelaksanaan wawancara
7. Membuat janji dengan narasumber
8. Menentukan lokasi wawancara
9. Datang tepat waktu
10. Bisa mengarahkan wawancara jika narasumber terlalu melenceng dari topik
11. Dapat membuat laporan wawancara

Selasa, 17 Maret 2015

HORROR STORY

hai, kenalkan nama Saya Monica, Saya seorang wanita berumur 17 tahun dan Saya duduk dikelas 2 SMA di Cikampek. Ini kisah Saya saat saya Sedang akan berangkat sekolah, pagi itu udaranya seperti biasa yaitu dingin dan masih sedikit bercampur debu kendaraan, pukul 5 pagi ketika saya menaiki sebuah angkot ada seorang lelaki ganteng dan berpakaian SMA sama seperti saya, karna itulah yang membuat saya penasaran siapakah dia? Kok saya baru melihatnya kali ini sedangkan di sekolah sepertinya tidak pernah muncul batang hidungnya apalagi dilengannya ada tempelan bertulis “XI” yang berarti seharusnya saya mengenalnya. Ketika diperjalanan saya makin merasa aneh ketika angkot ini begitu sepi tidak seperti biasanya dipenuhi pelajar terutama pelajar wanita seperti saya dan ditambah jalanan macet tidak seperti biasanya pula, tiba-tiba lelaki itu melihat saya dan berkata “Hai, kenalin nama gue Rizky, nama lu siapa?”, karna dia menyapa dan bertanya maka saya jawab “hai juga, nama aku Monica”, tapi dia hanya tersenyum dan berkata “senang berkenalan dengan kamu Monica”, saat itupula saya menghapus segala keburukan dalam pikiran saya tentang dia. 10 menit kemudian akhirnya sampai juga di sekolah dan lelaki itupun ikut turun bahkan dia membayarkan uang angkot saya, saat saya masuk gerbang sembari mengobrol dengan dia justru saya merasa orang disekitar saya melihat kearah saya dengan tatapan yang tidak biasa hingga lelaki itu pamit kepada saya “oh iya Nic, aku masuk kelas dulu ya dan makasih ya udah mau kenalan sama aku” lalu aku membalasnya dengan senyum dan berkata “terimakasih kembali Ki”.
Disaat saya berjalan sendiri menuju kelas, teman saya Sani mendatangiku dan berkata “heh mon, lu daritadi ngobrol sama siapa sih?” dibarengi ekspresi wajah yang heran, “loh masa lu gak kenal San? Dia kan Rizky anak kelas 11 loh” “hah Rizky?! Gak mungkin! Kan diangkatan kita dari jaman kelas 10 juga gak ada yang namanya Rizky! Ngaco kamu Nic” jawab Sani dengan ekspresi yang makin heran, ternyata Fikri kakak kelasku ikut campur terhadap obrolan saya dengan Sani dan langsung berkata “Rizky itu angkatan kakak, dia meninggal tahun lalu karena kecelakaan tunggal di jalan tol” lalu aku dan Sani pun semakin heran, “gak usah heran kalian, disekolah ini yang namanya Rizky ya cuman dia dan dia itu anak yang paling sering dibully teman-temannya bahkan kakak kelas dan adik kelasnya juga! Mungkin kalian salah satunya…” “kenapa dia sering dibully kak? Kan dia ganteng” saya bertanya kepada kak Fikri, “iyah, menurut beberapa omongan dia ganteng karna memakai dukun tapi kakak yakin dia jadi ganteng karena telah berhasil menurunkan berat badannya dan sering berolahraga sehingga menjadi ideal badannya.” “kakak kenal Rizky sejak kapan?” Tanya Sani, “kakak baru kenal dia saat kelas 10 dulu, dia gendut tetapi sejak kenaikkan kelas justru dia menjadi ideal dan tampan”, lalu bel tanda masukpun berbunyi,  Saya dan Soni pun langsung pergi ke kelas. Di dalam kelas selama pelajaran saya tidak bisa berkonsentrasi karena kurang enak badan dan kepikiran tentang Rizky terus, “Monica! Monica! Hei! Kenapa kamu bengong terus?!” marah bu guru kepadaku, “eeeehhhh tidak bu, sa-saya kurang enak badan saja” jawabku sambil tergagu-gagu, “yasudah, Sani tolong antarkan Monica ke ruang UKS!” “baik bu…” jawab Sani.
Kelasku dengan ruang UKS tidak terlalu jauh tetapi rasanya saya sudah capek sekali padahal baru melewati 2 kelas dan tiba-tiba saya melihat suatu bayangan dan berteriak “AAAAAAAAA!!!!!!” dan saat itupula-lah saya tidak sadarkan diri. “Monica! Monica! Monica! Monica! Sadar Monica!” aku mendengar suara itu tetapi tidak terlalu jelas dan akupun merasa seperti sedang disebuah tempat yang indah, rumput hijau tak berpenghujung, udara sejuk, matahari yang tidak panas, tetapi tiba-tiba suara teriakkan memanggil ku untuk sadar hilang. Ada sebuah suara “hai Monica!” dan saat saya berbalik badan dan ternyata Rizky disana! Entah kenapa saya tidak ketakutan atau terkejut apalagi saya sudah tahu bahwa Rizky telang meninggal tahun lalu. “Monica, kamu jangan heran, kamu akan baik-baik saja kok disini” “iya Ki, oh iya ini aku dimana?” “kamu disebuah padang rumput, aku harap kamu suka disini tapi, kamu harus ingat bahwa tempat kamu sebenarnya bukan disini”, lalu tiba-tiba Rizky melambaikan tangan ke arah ku dan saat itu pula aku membuka mata dan melihat guru beserta Sani berada disamping diriku. “Monica, kamu gak apa-apa?” Tanya seorang guru yang tidak begitu jelas ku lihat tetapi suaranya ku kenali, “iya, gak apa-apa”.  Lalu tak lama kedua orang tuaku datang dan membawaku pulang, diceritakan orang tuaku ternyata saya sudah pingsan hampir 30 menit maka karna itulah pihak sekolah memanggil orang tua saya, saat itu pula saya berpikir padahal saya hanya merasakan sekitar 3 menit dan tempat apakah saat saya pingsan tadi berarti?! Pertanyaan itu saya pendam. Selama perjalanan menuju rumah sakit saya terus mengeluarkan keringat panas dingin dan dengan muka pucat sekali, sesampainya di rumah sakit saya berjalan sambil dituntun bapak saya. 15 menit menunggu giliran, saat saya masuk dan selesai diperiksa justru dokter bilang tidak ada yang salah dari hasil diperiksa dan saya hanya diberi obat berupa vitamin dan penguat imun tubuh serta harus beristirahat selama 2 hari di rumah. Ibu saya menunggu mengambil obat sedangkan saya dituntun oleh bapak saya berjalan ke mobil agar saya tidak lelah, lalu sayapun tidur di dalam mobil.
Sesampainya di rumah saya dibangunkan oleh bapak saya, saat itupula saya merasa tidak sakit lagi justru sangat berenergi tetapi tetap saja saya disuruh istirahat, dikarenakan masih merasa mengantuk saya pun lebih memilih tidur lagi. “Hai Monica, selamat datang kembali ya!” tiba-tiba suara itu muncul lagi dan saya tersadar bahwa saya ada disebuah padang rumput yang sepertinya pernah saya datangi namun saya tidak ingat segalanya kecuali wajahnya, dia Rizky! “Monica! Kenapa bengong?” “enggak kok ki, oh iya ini dimana sih?” Tanya ku, “ini alam ku, Mon, kenapa gitu? Beda ya?” “iya, aku ngerasa aneh aja disini”, “kamu gak usah takut, sebenernya aku pingin ngomong sesuatu ke kamu, bilangin ke Fikri bahwa dia harus bertanggung jawab atas semua ini!” tiba-tiba Rizky bersuara keras sambil membentak, “memangnya kenapa?” Tanya ku sambil ketakutan, “jadi begini Mon cerita, dulu waktu aku sedang jalan-jalan bersama pacarku, aku kecelakaan di tol, pacarku entah kemana sekarang, sopir dan aku mati seketika di tempat karna kepala kami membentur benda keras” “lalu?”, “lalu, akupun mati, sebenarnya sekarang yang kamu lihat bukanlah aku tetapi jin yang memang tahu semua tentang Rizky, aku ingin Fikri bertanggung jawab atas perbuatannya!” kembali dia berkata dengan nada tinggi, “memang apa yang Fikri lakukan?! Dan kenapa?!” Tanya ku sambil heran, “dia yang membuat rem mobil ku tidak berfungsi! Sebenarnya aku tahu dia suka sama pacarku, namanya Putry, tetapi Putry tidak menyukainya” “lalu kenapa aku?!” “hanya kamu yang bisa melihatku, aku harap kamu mau menyampaikan ini kepada Fikri, bahwa dia harus menyerahkan diri ke kepolisian dan meminta maaf ke keluarga ku”. Lalu tiba-tiba suara Rizky menghilang  dan akupun terbangun dari tidur.
“Maaah!” teriakku memanggil ibu, “iya apa Mon?!” “Mana HP aku???” Tanya ku, “itu, didekat TV”. Akupun mengambil HP ku dan menelpon Fikri, “halo?” “ini kak Fikri kan?” “iya, ada apa Mon?”  “gini kak, kakak harus segera menyerahkan diri ke polisi atau aku yang bakalan melaporkan kakak ke polisi!” “jangan-jangan kamu tahu masalah ini kan!” “iya kak!! Aku tahu semuanya!!” “berarti kamu yang seharusnya dibunuh!” “tidak akan bisa! Lihat saja!” (telepon dimatikan oleh Fikri), dengan segera saya pun bergegas mandi dan mengajak ayah pergi ke kantor polisi saat waktu maghrib itu, disepanjang jalan saya memberitahu semuanya kepada ayahku tentang kasus yang akan saya laporkan ke polisi itu. Sesampainya di kantor polisi, tiba-tiba di tas kecilku ada sebuah kertas yang sudah lecek dan bertuliskan “Monica, pakai semua barang ini untuk menuntut Fikri, dan sebelum dia dipenjara mohon biarkan dia untuk meminta maaf ke keluarganya dan keluargaku baru dia boleh dipenjara” dan ternyata ada benda-benda tajam serta sebuah kaset video CCTV yang melihatkan bahwa Fikri merusak rem mobil saat mobil tersebut berada di parkiran, saya masuk kedalam kantor polisi dan memberitahukan semuanya serta semua bukti yang ‘tiba-tiba’ berada di dalam tas kecilku. Setelah melapor, saya pun pulang dan keesokan harinya pihak kepolisian datang ke rumahku dan menyuruh saya menunjukkan Fikri maka saya pun membawa polisi ke sekolah dan langsung menangkap Fikri. Selama 3 hari Fikri ditahan di kantor polisi tanpa mau mengakui perbuatannya, akhirnya dia mengakui perbuatannya dan meminta maaf ke keluarga dan keluarga Rizky. 
3 bulan sudah saya tidak pernah mendengar kabar Fikri dipenjara namun tiba-tiba sebuah kabar mengejutkan dari keluarga Fikri, bahwa Fikri menjadi gila dan membunuh dirinya sendiri dengan sebuah obeng yang entah didapatkannya darimana itu, Fikri meninggal di sel-nya. Saya pun beserta teman-teman mendatangi pemakamannya keesokan harinya dan saya melihat sesosok lelaki berdiri dibelakang sebuah pohon dan membawa tulisan “TERIMAKASIH” dan ternyata dia adalah Rizky tetapi tiba-tiba sesosok itu berubah wujud, wajahnya hancur mengerikan dan menghilang begitu saja.
Setelah pemakaman itu, segala hal hidup saya kembali normal tanpa ada ketakutan. Sekianlah kisah saya, saya mohon ambil hikmahnya dan buruknya jangan ditiru.